IMPLEMENTASI METODE TREND MOMENT DALAM  PERAMALAN PENDAPATAN DAERAH

Authors

  • Sutrisman Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Author
  • Havid Syafwan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Author
  • Rohminatin Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Author

Keywords:

Peramalan, Pendapatan Daerah, Trend Moment, DSS

Abstract

Dalam pelaksanaan kewenangan fiskal, pemerintah daerah perlu mengenali potensi serta mengidentifikasi sumber daya yang dimiliki secara optimal. Hal ini penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan keuangan yang tepat. Peramalan (forecasting) merupakan proses ilmiah untuk memprediksi kejadian di masa mendatang berdasarkan data 
historis. BPKAD Kabupaten Asahan saat ini belum memiliki sistem yang mampu memperkirakan Pendapatan Daerah untuk periode berikutnya, sehingga perencanaan keuangan belum berjalan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi Pendapatan Daerah tahun 2022 dengan menggunakan data periode 2011–2021. Metode yang digunakan 
adalah Trend Moment, yaitu metode statistik untuk menentukan garis tren linier dari data historis. Pemilihan metode yang tepat sangat penting untuk meminimalkan kesalahan peramalan (forecast error), sehingga hasil prediksi yang dihasilkan lebih akurat, reliabel, dan mendekati kondisi sebenarnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Lintang Prabowo and M Tenku Rafli, “Pengaruh Otonomi Daerah Terhadap Kesejahteraan Rakyat Indonesia,” J. Rechten Ris. Huk. dan Hak Asasi Mns., vol. 2, no. 2, pp. 20–28, 2022, doi: 10.52005/rechten.v2i2.56.

[2] I. K. Wati and S. Fatimah, “Politik Hukum Otonomi Daerah Di Era Pandemi Covid 19 Di Bidang Kesehatan,” J. Pendidik. Kewarganegaraan Undiksha, vol. 10, no. 3, pp. 25–33, 2022, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/279657384Analisis_Kinerja_Keuangan_Pemerintah_Daerah_Kabu

[3] A. N. Aida, “Upaya Pengumpulan Pajak (Tax Effort) Sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 di Indonesia,” J. Budg. Isu dan Masal. Keuang. Negara, vol. 8, no. 1, pp. 20–34, 2023.

[4] “4. Muhammad Iqbal Fhahrulreza Ginting1 , Adi Wijaya2, Muhammad Awaluddin3.pdf.”

[5] D. S. Kumenaung and A. C. Djohansjah, “Optimalisasi Pemanfaatan Bmd Sebagai Sumber Penerimaan Daerah,” J. Pembang. Ekon. Dan Keuang. Drh., vol. 24, no. 3, pp. 351–358, 2023, doi: 10.35794/jpekd.50001.24.3.2023.

[6] A. F. Soesilo, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Bantuan Provinsi, Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Modal Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Pemoderasi,” J. iImu dan Ris. Akunt., vol. 10, no. 4, p. 21, 2021.

[7] N. Tahun and T. Perlindungan, “TINJAUAN TEKNIS POTENSI PENDAPATAN ASLI

DAERAH ( PAD ) UNTUK HILIR HUBUNGAN PEMERINTAH DAERAH ( HKPD

) DAN UNDANG UNDANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PADA PENGELOLAAN,” pp. 207–214, 2022.

[8] F. Sutisna and Hendy, “Analisis Perbandingan Tingkat Kesalahan Metode Peramalan Sebagai Upaya Perencanaan Pengelolaan Persediaan yang Optimal pada PT Duta Indah Sejahtera,” J. Bina Manaj., vol. 8, no. 1, pp. 46–47, 2019.

[9] A. Saputro and B. Purwanggono, “Peramalan Perencanaan Produksi Semen dengan Metode Exponential Smoothing pada PT. Semen Indonesia,” Ind. Eng. Online J., vol. 5, no. 4, pp. 1–7, 2016.

[10] A. Hajjah and Y. N. Marlim, “Analisis Error Terhadap Peramalan Data Penjualan,” Techno.Com, vol. 20, no. 1, pp. 1–9, 2021, doi: 10.33633/tc.v20i1.4054.

Published

2023-08-15