DETEKSI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PISANG MENGGUNAKAN FORWARD CHAINING

Authors

  • Rismaini Universitas Royal Author
  • Juna Eska Universitas Royal Author
  • Dewi Angraini univeristas royal Author

Keywords:

Sistem Pakar, Forward Chaining, Tanaman Pisang, Deteksi Penyakit, Berbasis Web

Abstract

Tanaman pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, produktivitas tanaman pisang sering mengalami penurunan akibat serangan hama dan penyakit yang sulit dikenali oleh petani secara cepat dan tepat. Keterbatasan pengetahuan petani serta kurangnya akses terhadap pakar pertanian menjadi salah satu faktor utama dalam penanganan hama dan penyakit tanaman pisang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem deteksi hama dan penyakit tanaman pisang menggunakan metode Forward Chaining. Metode ini bekerja dengan melakukan penelusuran berdasarkan fakta atau gejala yang diberikan pengguna untuk menghasilkan diagnosis penyakit dan solusi penanganannya. Sistem dibangun berbasis web sehingga dapat diakses dengan mudah oleh petani kapan saja dan di mana saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Forward Chaining mampu membantu proses identifikasi hama dan penyakit tanaman pisang secara lebih cepat, efektif, dan akurat berdasarkan aturan pengetahuan yang telah ditentukan. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengambil tindakan penanganan yang tepat sehingga mampu meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman pisang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] P. Y. Artana, N. K. D. A. Jayanti, and I. M. A. B. Saputra, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit dan Hama Tanaman Pisang Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Android,” Prosiding Seminar Nasional CORIS, vol. 3, no. 1, pp. 120–127, 2022.

[2] M. A. Furqon, L. D. Poertantono, and N. El Maidah, “Banana Pest and Disease Expert System Using Forward Chaining and Certainty Factor,” Journal of Research in Artificial Intelligence for Systems and Applications, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2025.

[3] Pariyanto and I. Ahmad, “Penerapan Metode Forward Chaining untuk Diagnosis Penyakit pada Tanaman Alpukat,” Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, vol. 5, no. 1, pp. 237–243, 2025.

[4] I. A. Nasrulloh, P. A. Raharja, and A. B. Arifa, “Sistem Pakar Diagnosis Hama dan Penyakit pada Tanaman Kangkung Menggunakan Metode Forward Chaining,” Jurnal Saintekom, vol. 12, no. 2, pp. 146–157, 2022.

[5] R. Firnando, Asnawati, and J. Fredicka, “Disease Diagnosis Expert System in Palm Oil Plants Using Forward Chaining Method Android Based,” Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi, vol. 2, no. 2, pp. 643–652, 2022.

[6] J. Dapiokta, R. Nurdiansyah, A. A. Muris, and J. Kuswanto, “Forward Chaining Method for Diagnosing Diseases and Pests in Melon Plants,” TIERS Information Technology Journal, vol. 5, no. 2, pp. 85–94, 2024.

[7] S. Kusumadewi, Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya), 2nd ed. Yogyakarta, Indonesia: Graha Ilmu, 2022.

[8] E. Turban and J. E. Aronson, Decision Support Systems and Intelligent Systems, 10th ed. New York, NY, USA: Pearson Education, 2022.

[9] W. Baswardono and R. S. Nurfadillah, “Penerapan Metode Forward Chaining untuk Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Tanaman Mentimun Berbasis Web,” Jurnal Algoritma, vol. 22, no. 1, pp. 55–63, 2025.

[10] M. A. Rahman, I. F. Rozi, and M. Hani’ah, “Sistem Pakar Diagnosa Hama Penyakit Tanaman Kentang dengan Metode Forward Chaining,” Jurnal Komtika, vol. 8, no. 1, pp. 33–42, 2024.

Published

2026-02-15