DIAGNOSA DINI RISIKO PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR
Keywords:
SPK, Preekslamsia, Kandungan, Ibu Hamil, Certainty FactorAbstract
Kehamilan merupakan impian semua pasangan yang baru melakukan pernikahan. Namun pada kenyataan banyak pasangan penganten baru ini mengalami bebagai masalah salah satunya adalah tidak sehatnya kandungannya seperti penyakit preekslamsia. Preeklamsia merupakan
salah satu penyakit yang di takuti oleh para ibu hamil karena bisa berakibat kematian. Hal ini di sebab kurangnya pengetahun tentang kehamilan dan tidak punya biaya untuk melakukan konsultasi ke dokter spesiali kandungan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskripti berdasarkan data yang di dapat dari seorang pakar. Pada sistem yang di rancang ini
pasien cukup memilih gejala-gejala yang di rasakannya. Sehingga sistem bisa memberikan sebuah informasi tentang penyakit yang di alami sehingga bisa melakukan pengobatan secara rutin. Hasil penelitian ini akan membantu para ibu hamil untuk mengetahui keadaan kandunganya, sehingga bisa mengurangi resiko kematian pada saat melahirkan
Downloads
References
[1] H. Lorensa, A. Nurjaya, and A. Ningsi, “Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Balla, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa,” J. Inov. Penelit., vol. 2, no. 5, pp. 1491–1497, 2021.
[2] Y. Yusriani, M. S. Mukharrim, and R. A. Ahri, “Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Melalui Peran Keluarga,” J. Ilm. Kesehat., vol. 18, no. 2, pp. 49–58, 2019, doi: 10.33221/jikes.v18i2.222.
[3] A. Alwendi and A. Saputa Mandopa, “Implementasi Aplikasi Sistem Pakar Menggunakan Metode Forward Chaining,” J. Satya Inform., vol. 8, no. 01, pp. 11–20, 2023, doi: 10.59134/jsk.v8i01.232.
[4] E. Hutabri and A. D. Putri, “Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Anak Sekolah Dasar,” J. Sustain. J. Has. Penelit. dan Ind. Terap., vol. 8, no. 2, pp. 57–64, 2019, doi: 10.31629/sustainable.v8i2.1575.
[5] H. Haslan and I. Trisutrisno, “Dampak Kejadian Preeklamsia dalam Kehamilan Terhadap Pertumbuhan Janin Intrauterine,” J. Ilm. Kesehat. Sandi Husada, vol. 11, pp. 445–454, 2022, doi: 10.35816/jiskh.v11i2.810.
[6] M. S. Daryanti, “Karakteristik Ibu Hamil Dengan Pre Eklamsia Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta,” J. Kesehat. Masy., vol. 7, no. 0, pp. 81–91, 2020.
[7] R. Muzalfah, Y. Dyah, P. Santik, and A. S. Wahyuningsih, “HIGEIA JOURNAL OF
PUBLIC HEALTH Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil,” vol. 2, no. 3. pp. 417–428,
2018.
[8] P. Sistem, P. Untuk, S. Latif, and R. Maulana, “PENYAKIT MATA MENGGUNAKAN
METODE MAMDANI,” pp. 45–57, 2023.
[9] T. Wahyuni and I. Sopiandi, “Implementasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Kandungan Menggunakan Metode Certainty Factory Berbasis Android,” INFOTECH J., vol. 8, no. 2, pp. 6–12, 2022, doi: 10.31949/infotech.v8i2.2241.
[10] Ismai, “Perancangan Sistem Aplikasi Pemesanan Makanan dan Minuman Pada Cafetaria NO Caffe di TAnjung Balai Karimun Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan MySQL,” J. Tikar, vol. 1, no. 2, pp. 192–206, 2020, [Online]. Available: https://ejurnal.universitaskarimun.ac.id/index.php/teknik_informatika/article/download/153/121