SISTEM DIAGNOASA PENYAKIT POLIP DENGAN METODE FORWARD CHAINING
Keywords:
Sistem Pakar, Polip Nasi, Forward Chaining, Kecerdasan Buatan, Diagnosa Medis.Abstract
Kemajuan teknologi komputer telah mengubah paradigma pengolahan data menjadi sistem pendukung keputusan yang krusial, salah satunya melalui implementasi sistem pakar. Penyakit polip nasi merupakan gangguan kesehatan pada saluran pernapasan yang sering kali sulit dibedakan dengan influenza biasa, sehingga mengakibatkan keterlambatan penanganan dan penurunan kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pakar diagnosa penyakit polip nasi guna membantu masyarakat mendapatkan diagnosis dini yang akurat. Sistem ini mengadopsi pengetahuan pakar ke dalam komputer dengan menggunakan metode Forward Chaining sebagai mesin inferensi. Metode ini bekerja dengan melakukan pelacakan ke depan dimulai dari sekumpulan fakta-fakta gejala yang dialami pasien untuk mencapai kesimpulan akhir. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi alat bantu medis yang efektif dalam mentransfer kepakaran dokter spesialis THT kepada pengguna awam, sehingga proses deteksi penyakit dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efisien.
Downloads
References
[1] M. Syahrizal and A. S. Sembiring, "Implementation of Expert System for Diagnosing Disease Using Forward Chaining Method," J. Comput. Sci. Inf. Technol., vol. 2, no. 1, pp. 15-22, 2021.
[2] S. J. S. Panigrahi and R. K. Behera, "Expert System for Medical Diagnosis Using Artificial Intelligence Techniques: A Review," in Proc. IEEE Int. Conf. Artif. Intell. Knowl. Eng. (AIKE), 2021, pp. 45-52.
[3] H. T. Sihotang, "Sistem Pakar Diagnosa Penyakit THT Menggunakan Metode Forward Chaining," J. Mantik, vol. 5, no. 1, pp. 120-128, 2021.
[4] A. K. Saini and S. Gupta, "Knowledge-Based Expert Systems in Healthcare: Trends and Challenges," IEEE Access, vol. 10, pp. 11200-11215, 2022.
[5] F. Rahmad, R. K. Anwar, and I. G. P. S. Wijaya, "Application of Forward Chaining Method for Early Diagnosis of ENT Diseases," Int. J. Adv. Comput. Sci. Appl., vol. 13, no. 4, pp. 310-317, 2022.
[6] R. Tanaka and M. Yamamoto, "Clinical Significance of Nasal Polyps and Quality of Life: A Digital Health Approach," IEEE J. Biomed. Health Inform., vol. 26, no. 8, pp. 3901-3910, 2022.
[7] D. P. Utomo and S. D. Nasution, "Comparison of Expert System Methods for Diagnosing Nasal Diseases," Indones. J. Inf. Syst., vol. 5, no. 2, pp. 88-97, 2023.
[8] G. Miller and L. Chen, "Artificial Intelligence in Rhinology: Improving Diagnosis of Chronic Rhinosinusitis with Polyps," IEEE Trans. Med. Robot. Bionics, vol. 5, no. 1, pp. 12-21, 2023.
[9] B. Santoso and W. J. Kurniawan, "Decision Support System for Medical Diagnosis Using Forward Chaining and Certainty Factor," J. Electr. Eng. Comput. Sci., vol. 8, no. 1, pp. 45-53, 2023.
[10] J. Wang and Y. Zhang, "Development of Expert Systems in Modern Medicine: A 2023 Perspective," IEEE Rev. Biomed. Eng., vol. 16, pp. 102-115, 2023