MENGUKUR PRODUKTIVITAS KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE MULTIFACTOR EVALUATION
Keywords:
Produktivitas Kerja, Sistem Pendukung Keputusan, Multifactor Evaluation Process, Efisiensi Kerja, Kinerja KaryawanAbstract
Produktivitas kerja adalah kemampuan karyawan dalam berproduksi dibandingkan dengan input yang digunakan, seorang karyawan dapat dikatakan produktif apabila mampu menghasilkan barang atau jasa sesuai dengan diharapkan dalam waktu yang singkat atau tepat. Suatu pekerjaan yang banyak memerlukan gerakan yang dapat mengakibatkan produktivitas kerja menjadi rendah. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem berbasis komputer yang mampu memecahkan masalah-masalah yang tidak terstruktur. Metode yang digunakan dalam SPK ini adalah metode Multifactor Evaluation Process. Metode Multifactor Evaluation Process adalah suatu metode yang memecah-mecah suatu situasi yang kompleks, tidak terstruktur, kedalam bagian-bagian komponennya, metode Multi Factor Evaluation Process adalah penspesifikasian dimensi dari permasalahan, dimana pembuat keputusan harus mengevaluasi setiap alternatif kriteria yang majemuk secara spesifik. Produktivitas adalah perbandingan antara output (hasil) dengan input (masukan). Jika produktivitas naik ini hanya dimungkinkan oleh adanya peningkatan efisiensi (waktu-bahan-tenaga) dan sistem kerja, teknik produksi dan adanya peningkatan keterampilan dari tenaga kerjanya
Downloads
References
[1] M. Role, O. F. Organizational, C. Between, W. Competency, and I. E. Productivity, “Mediation Role of Organizational Commitment Between Work Competency and Increased Employee Productivity,” J. Apl. Manaj., vol. 20, no. 2, 2022, doi: 10.21776/ub.jam.2022.020.02.09.
[2] S. Kaur, P. Purohit, S. Singh, T. G, S. K. R, and K. Khadse, “Significance and Impact of Health and Sanitary Conditions Within Organizations on Employee Productivity,” J. Pharm. Negat. Results, vol. 13, no. 6, pp. 3860–3866, 2022, doi: 10.47750/pnr.2022.13.S06.515.
[3] Maimun Sholeh, “Peran Religiusitas Dalam Memoderasi Pengaruh Kompetensi Dan Interaksi Sosial Karyawan Terhadap Produktivitas,” Efisiensi Kaji. Ilmu Adm., vol. 19, no. 1, pp. 104–118, 2022.
[4] R. Werdiavy, A. Muhaimin, and S. Maulidah, “Improving Employee Productivity Through TQM with the Meditating effect of ICR,” Habitat, vol. 33, no. 2, pp. 133–141, 2022, doi: 10.21776/ub.habitat.2022.033.2.14.
[5] A. Santosa, A. Manne, and M. Said, “Analisis Human Capital, Budaya Organisasi Melalui Kepuasan Kerja Terhadap Produktivitas Pegawai Pada Instansi Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bone,” Indones. J. Bus. Manag., vol. 4, no. 2, pp. 217–225, 2022, doi: 10.35965/jbm.v4i2.1496.
[6] G. Basuki hm and A. Arrizal, “Analisa Produktivitas dengan Metode POSPAC dan Multi Factor Productivity Measurement Model (MFPMM) (Studi Kasus: Bengkel Mega Teknik, Sidoarjo),” J. Res. Technol., vol. 10, no. 2, pp. 267–278, 2024, doi: 10.55732/jrt.v10i2.1372.
[7] N. Arviana and R. W. Ruswidiono, “Pengaruh Rekrutmen, Seleksi, Dan Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pt Shf,” E-Jurnal Manaj. Trisakti Sch. Manag., vol. 2, no. 3, pp. 61–70, 2022, doi: 10.34208/ejmtsm.v2i3.1587.
[8] R. S. Sitorusa and Suhartini, “Keterampilan dan GHRM : Dampaknya terhadap Keterlibatan Karyawan dan Kinerja,” Sel. Manaj. J. Mhs. Bisnis Manaj., vol. 01, no. 05, pp. 183–202, 2022, [Online]. Available: https://journal.uii.ac.id/selma/index%0D
[9] V. N. D. Shofiana, J. Souisa, and A. D. Oktavianto, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Di Pt. Ebako Nusantara,” Solusi, vol. 21, no. 4, pp. 426–434, 2023, doi: 10.26623/slsi.v21i4.7846.
[10] T. Fitria, A. Hardiyana, W. M. Danasasmita, and L. Jatmika, “The Effect of Work Motivation and Work Environment on Employee Performance,” Acman Account. Manag. J., vol. 3, no. 2, pp. 81–89, 2023, doi: 10.55208/aj.v3i2.65.